Dexlite vs Solar: Pertarungan Dua Raksasa Bahan Bakar Diesel

Di dunia otomotif, khususnya bagi para pemilik kendaraan diesel, memilih bahan bakar yang tepat merupakan sebuah dilema. Dua pilihan utama yang sering menjadi pertimbangan adalah Dexlite vs Solar. Kedua bahan bakar ini memiliki karakteristik dan kelebihannya masing-masing, sehingga penting untuk memahami perbedaannya sebelum menentukan pilihan.

Perbandingan Dexlite dan Solar

Dexlite vs Solar

 

1. Performa

Dexlite memiliki Cetane Number (CN) yang lebih tinggi (51-55) dibandingkan Solar (48-52). CN yang lebih tinggi menghasilkan pembakaran yang lebih cepat dan sempurna, sehingga meningkatkan tenaga dan akselerasi.
Dexlite diformulasikan dengan deterjen dan zat aditif lainnya yang membantu membersihkan mesin dan menjaga sistem bahan bakar tetap optimal. Hal ini dapat meningkatkan performa mesin dalam jangka panjang.

2. Efisiensi Bahan Bakar

Dexlite umumnya memberikan efisiensi bahan bakar yang sedikit lebih baik dibandingkan Solar. Hal ini disebabkan oleh pembakaran yang lebih sempurna dan deterjen yang menjaga kebersihan sistem bahan bakar.
Peningkatan efisiensi bahan bakar Dexlite bervariasi tergantung pada jenis kendaraan dan kondisi penggunaan. Pada beberapa kasus, perbedaannya mungkin tidak terlalu signifikan.

3. Ketahanan Mesin

Dexlite dengan deterjennya membantu menjaga kebersihan mesin dan mencegah deposit. Hal ini dapat memperpanjang usia pakai mesin dan mengurangi risiko kerusakan.
Solar memiliki kandungan sulfur yang lebih tinggi dibandingkan Dexlite. Sulfur dapat menyebabkan korosi dan keausan pada komponen mesin dalam jangka panjang.

4. Biaya

Dexlite umumnya memiliki harga yang lebih mahal dibandingkan Solar, ditambah adanya subsidi yang diatur pada PerPres no, 191 tahun 2014. Harga ini dapat bervariasi tergantung pada SPBU dan wilayah.
Biaya bahan bakar perlu dipertimbangkan dalam jangka panjang, termasuk konsumsi bahan bakar dan potensi kerusakan mesin.

5. Kecocokan untuk Jenis Kendaraan

Dexlite direkomendasikan untuk kendaraan diesel modern dengan teknologi Common Rail System (CRS).
Solar umumnya cocok untuk semua jenis kendaraan diesel, termasuk kendaraan tua dan kendaraan dengan teknologi yang lebih sederhana.

Dalam Peraturan Presiden nomor 191 tahun 2014, mobil pribadi di Indonesia termasuk dalam kategori kendaraan yang berhak menggunakan solar subsidi. Selain itu, Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Nomor 04/P3JBT/BPH Migas/KOM/2020 juga menyatakan bahwa angkutan umum orang atau barang roda 4 dan angkutan umum orang atau barang roda lebih masih bisa menggunakan solar subsidi.

Namun, dari kebijakan di atas kendaraan pribadi hanya mendapat jatah maksimal 60 liter per hari, sementara angkutan umum roda 4 bisa mendapat maksimal 80 liter per hari. Sedangkan angkutan umum roda 6 atau lebih berhak atas jatah maksimal 200 liter per hari.

Selain itu, ada juga kendaraan yang dilarang menggunakan bbm jenis ini. Diantaranya, mobil angkutan hasil pertambangan dan perkebunan dengan roda lebih dari 6 dilarang untuk menggunakan solar bersubsidi. Bagi pemilik mobil pribadi yang menggunakan solar bersubsidi namun belum mendaftar MyPertamina, mereka hanya akan mendapat jatah maksimal 40 liter per hari. Mulai 1 Desember, Pertamina mewajibkan penggunaan QR Code untuk bertransaksi solar subsidi.

Dengan adanya aturan ini, diharapkan penggunaan solar bersubsidi dapat lebih terkontrol dan efisien. Penting bagi kita untuk paham akan aturan ini agar dapat menghindari pelanggaran dan mendukung program pemerintah dalam mengelola subsidi energi.

Keuntungan Dexlite

  • Performa mesin lebih optimal
  • Efisiensi bahan bakar sedikit lebih baik
  • Membersihkan dan menjaga sistem bahan bakar
  • Memperpanjang usia pakai mesin
  • Mengurangi emisi gas buang

Kekurangan Dexlite

  • Harga lebih mahal
  • Tidak semua SPBU menyediakan Dexlite

Keuntungan Solar

  • Harga lebih murah
  • Tersedia di hampir semua SPBU
  • Cocok untuk semua jenis kendaraan diesel

Kekurangan Solar

  • Performa mesin kurang optimal
  • Efisiensi bahan bakar lebih rendah
  • Dapat menyebabkan korosi dan keausan pada mesin
  • Emisi gas buang lebih tinggi

Aplikasi

  • Dexlite ideal untuk kendaraan diesel modern yang mengejar performa dan efisiensi bahan bakar.
  • Solar cocok untuk kendaraan diesel tua dan kendaraan yang lebih memprioritaskan harga.

Rekomendasi

Pilihan antara Dexlite dan Solar tergantung pada beberapa faktor, seperti jenis kendaraan, kebutuhan performa, budget, dan ketersediaan bahan bakar.

Berikut panduan singkat untuk membantu Anda memilih

  • Prioritaskan performa dan efisiensi? Pilih Dexlite.
  • Mencari bahan bakar yang murah dan mudah didapat? Pilih Solar.
  • Kendaraan Anda menggunakan teknologi CRS? Gunakan Dexlite.
  • Kendaraan Anda diesel tua? Solar bisa menjadi pilihan.

Tips

Konsultasikan dengan buku panduan kendaraan Anda untuk mengetahui jenis bahan bakar yang direkomendasikan.
Lakukan uji coba Dexlite dan Solar untuk merasakan perbedaannya pada kendaraan Anda.
Perhatikan kondisi mesin dan lakukan perawatan rutin untuk menjaga performanya.

Kalau anda, pilih yang mana?

Baca Juga:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *