Update Harga Solar Industri Januari 2026: Tren Stabil, Apa Artinya bagi Biaya Operasional Industri?

Patra Sinergi

Harga Solar

Harga solar industri masih menjadi salah satu faktor paling krusial dalam menentukan struktur biaya operasional di berbagai sektor, mulai dari manufaktur, logistik, konstruksi, hingga pertambangan. Fluktuasi harga bahan bakar tidak hanya berdampak pada biaya harian, tetapi juga berpengaruh langsung terhadap perencanaan anggaran jangka menengah dan panjang.

Memasuki pertengahan Januari 2026, pergerakan harga solar industri menunjukkan sinyal stabilisasi, setelah sebelumnya mengalami kenaikan signifikan pada kuartal ketiga dan awal kuartal keempat 2025.

Jenis ProdukWilayah 1 (Rp/KL)Wilayah 2 (Rp/KL)Wilayah 3 (Rp/KL)Wilayah 4 (Rp/KL)
Pertamax Turbo15.650.00015.750.00015.850.00016.000.000
Pertamax14.450.00014.550.00014.650.00014.800.000
Pertalite13.750.00013.850.00013.950.00014.100.000
Minyak Tanah (Kerosene)13.700.00013.800.00014.000.00014.200.000
Dex 10 ppm21.700.00021.700.00021.800.00021.950.000
Dex 50 ppm21.600.00021.600.00021.700.00021.850.000
Bio Pertamina Dex21.600.00021.600.00021.700.00021.850.000
Dexlite21.550.00021.550.00021.650.00021.800.000
Biosolar Industri (B40)21.450.00021.450.00021.550.00021.700.000
Biosolar Industri (B-0)17.600.00017.600.00017.700.00017.850.000
M. Diesel16.450.00016.450.00016.550.00016.700.000
MFO Low Sulphur*15.900.00015.900.00015.900.00015.900.000
MFO High Sulphur 180 Cst*13.750.00013.850.00013.950.00014.100.000

* dalam satuan Rp/MT

Keterangan Wilayah:

  • Wilayah 1: Sumatera, Jawa, Madura, Bali
  • Wilayah 2: Kalimantan
  • Wilayah 3: Sulawesi dan NTB
  • Wilayah 4: Papua, Maluku, dan NTT

Catatan Penting:

  • Harga berlaku pada saat penyerahan BBM dari instalasi/Depot Pertamina
  • Harga belum termasuk ongkos angkut/pengiriman
  • Seluruh produk dikenakan:
    • PPN 11%
    • PPh 0,3%
  • PBB-KB sesuai sektor usaha:
    • 5% untuk transportasi & kontraktor jalan
    • 4,5% untuk pertambangan, kehutanan, dan perkebunan
    • 0,858% untuk sektor usaha lainnya

Harga di atas belum termasuk ongkos angkut/pengiriman.

Perbandingan Tren Harga: Pertengahan Desember 2025 vs Pertengahan Januari 2026

Setelah mengalami kenaikan signifikan pada kuartal ketiga dan awal kuartal keempat 2025, harga solar industri pada pertengahan Januari 2026 menunjukkan tren stabil dengan kenaikan yang relatif tipis. Beberapa produk BBM bahkan terpantau tidak mengalami perubahan berarti, mengindikasikan adanya penyesuaian terhadap harga minyak dunia dan kondisi pasar domestik.

Berikut perbandingan perubahan harga antara pertengahan Desember 2025 dan 14 Januari 2026:

Jenis BBMDesember 2025 (Rp/KL)14 Januari 2026 (Rp/KL)Perubahan
Biosolar Industri (B40)21.400.00021.450.000+0,23%
Biosolar Industri (B-0)17.500.00017.600.000+0,57%
Minyak Tanah / Kerosene13.700.00013.700.000Stabil
MFO (Marine Fuel Oil)13.700.00013.750.000+0,36%

*) Harga di atas merupakan harga dasar keekonomian (belum termasuk pajak dan ongkos angkut).

Ringkasan Tren Harga

Dari perbandingan di atas, terdapat beberapa poin penting yang dapat dicermati:

  • Kenaikan harga Biosolar B40 dan B-0 tergolong sangat tipis, menandakan pasar mulai memasuki fase stabil setelah lonjakan sebelumnya.
  • Harga Kerosene tidak mengalami perubahan, menunjukkan permintaan dan pasokan yang relatif seimbang.
  • MFO hanya mengalami penyesuaian kecil, sejalan dengan dinamika sektor maritim dan logistik.
  • Secara umum, harga BBM industri berada pada titik keekonomian baru yang lebih tinggi, namun dengan volatilitas yang jauh lebih rendah dibanding kuartal sebelumnya.

Implikasi bagi Pelaku Usaha

Stabilisasi harga ini memberikan ruang bagi pelaku industri untuk:

  • Menyusun perencanaan biaya operasional yang lebih presisi
  • Mengoptimalkan strategi pengadaan dan pasokan
  • Mengurangi risiko fluktuasi mendadak dalam jangka pendek

Namun demikian, perusahaan tetap perlu memperhitungkan bahwa level harga saat ini sudah lebih tinggi dibanding sebelum Oktober 2025, sehingga efisiensi penggunaan dan keandalan pasokan menjadi semakin krusial.

Faktor yang Mempengaruhi Harga Solar Industri

Harga solar industri di Indonesia tidak berdiri sendiri. Beberapa faktor utama yang memengaruhi pergerakannya antara lain:

  • Harga minyak mentah dunia, yang masih dipengaruhi dinamika geopolitik global
  • Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, mengingat sebagian besar komponen harga berbasis impor
  • Kebijakan energi nasional, termasuk bauran energi dan implementasi biodiesel
  • Transisi menuju energi yang lebih ramah lingkungan, yang mulai memengaruhi pola konsumsi dan struktur harga solar industri

Kombinasi faktor-faktor tersebut membuat harga solar industri bersifat dinamis dan perlu dipantau secara berkala oleh pelaku usaha.

Insights untuk Industri dan Pelaku Bisnis

Fokus pada Biosolar B40

Lonjakan harga Biosolar B40 pada Oktober 2025 menjadi perhatian utama bagi industri. Meski harganya naik lebih dari 20% dibanding September, penggunaan B40 tetap relevan dan strategis karena beberapa faktor:

  1. Kepatuhan Regulasi: Pemerintah terus mendorong bauran energi berbasis biodiesel hingga 40%. Dengan menggunakan B40, perusahaan tetap berada dalam koridor hukum, terhindar dari sanksi, dan mendukung target transisi energi nasional.
  2. Efisiensi Operasional: Hasil uji laboratorium sebelumnya menunjukkan B40 memiliki cetane index yang baik dan kadar sulfur rendah, sehingga pembakaran lebih sempurna dan mesin bekerja optimal. Efisiensi ini membantu mengurangi konsumsi bahan bakar per jam operasional meski harga naik.
  3. Dukungan Reputasi & ESG: Penggunaan energi ramah lingkungan menjadi nilai tambah dalam Environmental, Social, and Governance (ESG). Perusahaan yang beralih ke B40 dapat meningkatkan citra positif di mata konsumen, investor, dan mitra bisnis.

Intinya: B40 bukan hanya sekadar bahan bakar, melainkan juga strategi bisnis jangka panjang untuk menyeimbangkan efisiensi biaya, kepatuhan hukum, dan reputasi keberlanjutan.

Percayakan Pasokan B40 Anda pada PASLOG

Jika perusahaan Anda ingin memastikan pasokan Biosolar B40 yang terjamin kualitasnya, legal, dan sesuai regulasi pemerintah, maka PT Patra Sinergi Logistik (PASLOG) adalah mitra yang tepat.

  • Distributor resmi & patuh hukum
  • Jaminan kualitas sesuai standar uji laboratorium
  • Layanan konsultasi untuk kebutuhan industri

Hubungi tim PASLOG sekarang dan temukan solusi pasokan bahan bakar terbaik untuk mendukung pertumbuhan bisnis Anda.

Bagikan:

Patra Sinergi

Patra Sinergi Logistik adalah supplier resmi solar non-subsidi untuk industri yang siap kirim cepat, legal, dan aman.

Tags

Baca Juga

Leave a Comment

⚠️ Himbauan Resmi Terkait Rekening Transaksi

Sehubungan dengan maraknya penyalahgunaan nama PT Patra Sinergi Logistik dalam aktivitas transaksi yang tidak sah, kami menghimbau kepada seluruh mitra, pelanggan, dan pihak terkait untuk lebih waspada dan berhati-hati.

Segala bentuk transaksi resmi dengan PT Patra Sinergi Logistik hanya dilakukan melalui satu rekening perusahaan yang terdaftar atas nama:
PT PATRA SINERGI LOGISTIK.

Kami tidak pernah menunjuk rekening pribadi untuk menerima pembayaran atas nama perusahaan.

Jika terdapat aktivitas transaksi yang mencatut nama PT Patra Sinergi Logistik tanpa persetujuan resmi dari perusahaan, maka tindakan tersebut akan diproses secara hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Untuk verifikasi lebih lanjut atau pelaporan dugaan penyalahgunaan, silakan hubungi tim kami melalui kontak resmi yang tersedia.

Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.
PT Patra Sinergi Logistik